Month: April 2008

Menunggu Perpanjangan Visa

Sudah sebulan lebih saya menunggu turunnya perpanjangan visa tinggal di Jepang selama 2 tahun(kalau saya tidak salah visa saya akan diperpanjang hingga 2 tahun). Namun, belum ada sama sekali kabarnya. Sudah 2 kali saya menelpon Sensei saya di sekolah saya yang lama Japan Electronics College 2 minggu yang lalu dan 3 minggu yang lalu, namun belum ada kabar katanya dari pihak Imigrasi Japan.

Jadi ceritanya begini. Adalah kewajiban atau keharusan bagi orang asing untuk memperpanjang visanya sebelum visa tersebut habis masa berlakunya. Satu setengah bulan yang lalu saat saya masih dalam masa-masa kelulusan di Japan Electronics of College. Saya yang telah lulus ujian masuk ke universitas Gunma harus memperpanjang visa saya untuk masa berlaku 2 tahun. Karena saat itu saya masih tinggal di Tokyo belum pindah ke Gunma, Sensei saya memberi tahu saya memperpanjang visa tersebut di kantor Imigrasi Tokyo yang berada di Shinagawa.

Terus menurut Sensei saya, ada kemungkinan saya juga harus bolak balik ke kantor Imigrasi yang berada di Shinagawa, sementara saat saya bakal sudah pindah ke Gunma maka Sensei saya yang sangat baik itu menawarkan untuk membantu saya. Dia lah yang mewakili saya mengajukan peranjangan visa saya. Paspor saya pun dia pegang. Sebagai gantinya dia memberi surat tanda paspor saya di tangan dia dan dalam proses perpanjangan visa. Saat itu saya merasa sangat terbantu. Saya memperkirakan saya tidak perlu bolak balik Gunma-Tokyo yang membutuhkan sedikitnya 4 jam buat pulang pergi.

Alhamdulillah proses pindahan saya berjalan lancar. Kuliah pun udah hampir 3 minggu saya lewati. Sudah 2 kali saya menelpon Sensei say tersebut. Dua kali juga saya menerima jawaban yang sama. Beliau akan menghubungi saya saat ada kabar dari kantor Imigrasi. Kini sudah sebulan lebih sejak aplikasi perpanjangan visa saya diajukan ke kantor imigrasi di shinagawa. Belum ada kabar sama sekali.

Saya sama sekali tidak menduga kalau Sensei saya lupa atau berbohong. Saya mengenal sekali sifat beliau. Walau sudah agak berumur dia sangat bertanggung jawab dan selalu mengecek kembali apa yang dia kerjakan. Kira-kira seminggu yang lalu saya menerima kabar dari teman saya kalau perpanjangan visanya lewat kantor Imigrasi di Shinagawa, Tokyo juga belum turun. Saya mulai khawatir sebenarnya ada apa? Apakah kantor Imigrasi di Shinagawa, Tokyo sebegitu sibuknya karena kebetulan bulan Maret dan April adalah masa-masa bagi mahasiswa dan para pekerja asing untuk memperpanjang visanya. Salah satu teman saya yang memperpanjang visanya di kantor Imigrasi di perfektur Kanagawa karena memang wilayah dimana dia tinggal sudah masuk dalam perfektur Kanagawa telah menperoleh visanya yang telah diperpanjang beberapa minggu yang lalu. Mmmh..jadi semakin bingung. Andai dulu saya memperpanjang visa saya di kantor Imigrasi perfektur Gunma mungkin tidak selama ini?

Saya hanya bisa berdo`a semoga tidak ada masalah. Buat teman-teman yang membaca blogku mohon do`anya ya ^^.

Advertisements

DOA PERPISAHAN

DOA PERPISAHAN

Pertemuan kita di suatu hari
Menitikkan ukhuwah yang sejati
Bersyukurku kehadap Illahi
Di atas jalinan yang suci

Namun kini perpisahan yang terjadi
Dugaan yang menimpa diri
Bersabarlah diatas suratan
Kutetap pergi jua

Kan kuutuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Alloh bantulah hamba-Mu

Mencari hidayah dari pada-Mu
Dalam mendidikan kesabaranku
Ya Alloh tabahkan hati hamba-Mu
Diatas perpisahan ini

O.. uwo.. ho..

Teman betapa pilunya hatiku
Menghadapi perpisahan ini
Pahit manis perjuangan
Telah kita rasa bersama
Semoga Allah meredhoi
Persahabatan dan perpisahan ini
Teruskan perjuangan

Kan kuutuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Alloh bantulah hamba-Mu

Senyuman yang tersirat di bibirmu
Menjadi ingatan setiap waktu
Tanda kemesraan bersimpul padu
Kenangku di dalam doamu
Semoga… Tuhan berkatimu

Oo.. ho.. o…

Makan siang bareng Kobayashi Sensei

Saya tampaknya sudah lama tak membuka blog ini. Selama bulan Maret kemarin saya sibuk dengan proses kelulusan saya, perpanjangan visa, jalan-jalan selama seminggu ke pulau Kyushu dan proses menunggu pengumuman perpanjangan beasiswa. Alhamdulillah Saya mendapat perpanjang beasiswa dari Monbukagakusho selama 2 tahun. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman semuanya atas dukungan dan do`anya.

Hari ini ada suatu kejadian yang tidak direncanakan terjadi. Sebenarnya saya janjian dengan kakak seniorku makan siang bareng di kantin kampus untuk membicarakan mata kuliah apa yang akan saya ambil dan minta bantuan dia mengerjakan Laporan saya (baca: baru pertama kali menulis laporan di Universitas). Namun, saat di kantin kita bertemu dengan profesor yang lumayan terkenal di Universitas Gunma tersebut. Rencana saya pun berantakan.

Karena Kakak senior saya lumayan akrab dengan sang profesor tersebut. Akhirnya, kita duduk semeja bersama beliau. Agak grogi juga tadi. Duduk menyilang berhadapan dengan profesor Kobayashi. Setelah saya diperkenalkan oleh senior saya tersebut kepada Kobayashi sensei(sensei = profesor), Saya menjadi agak bingung dan inferior mau ikut ngobrol apa. Mereka berdua membicarakan tentang penelitian ini dan seminar itu di luar negeri serta kesempatan kerja di mitsubishi atau perusahaan besar lainnya. Saya jadi semakin merasa inferior.

Untungnya tema penelitian saya di sekolah saya yang sebelumnya sesuai dan sama dengan bidang penelitian Kobayashi sensei tersebut. Saya coba jelaskan tentang hal itu. Senior saya juga tiba-tiba berkata kalau saya ingin masuk laboratoriumnya beliau. wah…terima kasih terima kasih. Andai kalau saya bisa masuk laboratoriumnya dia, enaknya..^^. Yosh, semangat. Saya juga memberanikan diri bertanya dengan segala kekuatan. Saya bertanya Apakah ada syarat-syarat khusus agar bisa masuk ke laboratoriumnya beliau saat naik ke tingkat 4 nanti. Apa jawabannya, mohon maaf saya tidak tulis di sini 😀

Alhamdulillah acara makan siangnya berakhir dengan baik. Terima kasih senpai (kakak senior).

Demo tentang Perdamaian Dunia di Kumamoto

Pada bulan Maret kemarin kebetulan saat saya jalan-jalan ke pulau kyushu selama 6 hari saya di tengah perjalanan menjumpai sekelompok orang yang berdemonstrasi mendukung perdamaian dunia. Cerita lengkapnya sebagai berikut(berita ini saya muat juga di halaman web tersebut).

Beberapa minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 20 Maret 2008 diadakan demonstrasi mendukung perdamaian dunia dan menentang perang khususnya perang di Irak oleh Jientai Iraku Hahei Iken Soshou no Kai Kumamoto atau Kelompok Kumamoto yang menentang pengiriman pasukan beladiri Jepang ke Irak karena tidak tidak sesuai dengan hukum dan konstitusi. Demonstrasi yang dinamakan “World Peace Now 3.20 in Kumamoto” berlangsung di salah satu pulau besar di Jepang, pulau Kyushu atau tepatnya di kota Kumamoto.

Demonstrasi yang diikuti oleh sekitar 50-an orang tersebut berbentuk orasi sambil keliling membawa spanduk yang menyuarakan pernyataan-pernyataan yang menentang perang Irak dan juga menentang keikutsertaan pasukan bela diri Jepang menyuplai minyak bagi kapal induk Amerika. Terlihat dalam demonstrasi tersebut anak-anak muda Jepang yang turut menyuarakan pandangannya.

Demonstrasi yang berlangsung pada tengah hari tersebut cukup menyedot perhatian pejalan kaki dan pengunjung jalan pusat keramaian yang penuh dengan toko-toko dan restauran yang katanya merupakan pusat keramaian pulau Kyushu. Itu bisa terlihat dari tidak sedikitnya pejalan kaki yang memperhatikan demo tersebut maupun hanya sekedar berhenti dan mengambil gambar.

Ikut dalam demonstrasi tersebut beberapa wanita Jepang yang memakai kerudung berwarna hitam. Memang demonstrasi tersebut tidak didominasi oleh kamu pria, kamu hawa pun banyak yang mengikutinya. Semoga suara warga Jepang tersebut walaupun kecil ikut memberikan sumbangsih dalam upaya menegakkan perdamaian dunia dan menghentikan peperangan.

Bagi yang mempunya koneksi internet yang mendukung video streaming bisa menontonnya di channel berikut.