Ganbare??

2 hari yang lalu saya secara tidak langsung terlibat diskusi dengan 2 orang USA, seorang Astralia, China dan beberapa orang Jepang. Kebetulan saat itu saya mengikuti sebuah acara English Camp untuk anak-anak Jepang seumuran SD sebagai salah satu volunter selama 2 hari sabtu dan minggu. Saat itu salah satu orang Jepang bertanya apakah bahasa Inggrisnya Ganbare. 2 orang dari USA dan seorang Australia kebingungan untuk menjawab. Mereka kesulitan mencari kata-kata yang sepadan. Menurut mereka orang Amerika jarang mengucapkan kata-kata yang bermakna sama dengan ganbare.

Akhirnya mereka memadankan ganbare dalam bahasa Jepang dengan Go! Go! Go! mereka berpendapat orang Amerika jarang mengatakan kata-kata semacam ganbare karena mereka merasa melakukan hal yang terbaik adalah sesuatu yang sudah wajar dan telah menjadi sesuatu yang biasa. Jadi, walau tanpa mengatakan kata semacam ganbare pun, semua orang sudah paham mereka harus melakukan segalanya agar menghasilkan sesuatu yang terbaik yang mereka bisa.

Ada lagi satu pertanyaan dari orang jepang yaitu oshii. Lagi-lagi kata tersebut sulit dicari padanan katanya karena memang jarang dipake dalam bahasa inggris. Mereka mengatakan bahwa di Amerika kalau seseorang telah berhasil mencapai sesuatu mendekati sempurna maka orang-orang berpendapat kalau orang tersebut telah sukses dan berhak dipuji dengan kata good job! misalnya.

Hal ini berbeda dengan kebiasaan orang Jepang. Orang Jepang selalu berusaha mencapai segala sesuatunya sempurna atau perfect. maka kalau nilai yang seharusnya 100 tetapi orang Jepang hanya mendapatkan 99 maka orang Jepang akan mengatakan oshii dengan perasaan menyesal.

Bagaimana dengan di Indonesia? Akhir-akhir ini aku merasa banyak sekali teman-temanku yang tertarik dengan bahasa Jepang dan tak jarang mereka mengganti Ganbare dengan Semangat!! Ini karena mereka berbicara denganku saja atau mereka gunakan di tempat lain juga? Semoga tanpa kata-kata semangat pun mari kita berusaha dengan sebaik-baiknya terhadap pekerjaan atau tugas ataupun amanah yang kita emban. Berusaha semaksimal mungkin namun jangan terlalu menyesal kalau belum mencapai hasil yang sempurna. Marilah kita nilai seseorang dari usahan dan proses yang telah mereka kerjakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s