Kedatangan Perawat Indonesia

Kemarin hari Jumat, 8 Agustus 2008 saya berkesempatan menjadi volunteer penerjemah di acara kaikaishiki/penyambutan perawat indonesia yang datang ke jepang. Acaranya sendiri selain dihadiri oleh pihak kedubes indonesia, juga dihadiri pejabat jepang dan wartawan dari berbagai mass media jepang yang meliput jalannya acara. Acara ini sebenarnya tidak hanya untuk penyambutan saja, namun juga sebagai ajang mempertemukan perawat dengan pihak RS maupun panti jompo tempat dimana mereka akan bekerja setelah 6 bulan belajar bahasa jepang.

Saya melihat perlakuan terhadap perawat indonesia jauh lebih baik dibanding kenshuusei TKI tenaga kasar asal Indonesia saat ini. walaupun sebenarnya stasus mereka sebagai kenshuusei juga, namun gaji mereka sangat layak (sekitar 160-170 ribu yen, tidak termasuk yakkin (gaji sift malam)) bila dibanding kenshuusei biasa (80 ribu). Selain itu, perhatian dari pihak RS maupun panti jompo pun cukup bagus. Tentu ditengah minimnya tenaga perawat, khususnya di daerah, pihak RS sangat mengharapkan para perawat dari indonesia ini bisa betah, dan berkarir di sana.

Untuk berkarir terus di jepang tentu tidaklah mudah. Bagi kangoshi (perawat) mereka diwajibkan mendapatkan licence perawat dalam waktu 3 tahun sedangkan bagi kaigofukushishi dalam waktu 4 tahun. Jika tidak mereka akan dipulangkan ke indonesia. Menurut halaman http://www.fukusikaigo.com/ dan http://kango.mayunet.com/ bagi orang jepang sendiri untuk mengikuti ujian mendapatkan lisensi sebagai kangoshi atau kaigokufukushishi syaratnya bagitu ketat yaitu mereka diharuskan telah memperoleh kredit untuk semua mata kuliah tertentu dari akademi keperawatan, Universitas pendek maupun Universitas tingkat 4 dan telah bekerja atau berpengalaman bekerja selama 3 tahun.

Melihat begitu sulit bagi mereka dalam memperoleh lisensi dimana mereka sambil bekerja juga harus belajar di tengah permasalahan bahasa dan perbedaan kebudayaan. Saya berdo`a semoga mereka bisa berbuat yg terbaik sehingga dapat membuka kesempatan kerja bagi warga negara Indonesia lainnya di sini dan tenaga terdidik maupun terlatih Indonesia semakin diakui di dunia internasional.

Dedy Eka Priyanto
Departemen Chemical Science and Engineering Tokyo NCT

& Me

Berita ini juga dimuat di:

http://www.pmij.org/index.php/content/view/356/1/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s