3 hari jadi volunteer pada Science Exhibition for Kids

3 hari sampai hari kemarin saya menjadi salah satu volunteer pada acara Science Exhibition yang diadakan oleh kampus saya, Gunma University di gedung Takashimaya, Takasaki. Exhibition tahunan yang sempat tahun lalu terhentti ini kembali diadakan tahun ini setelah mendapat banyak masukan dan permintaan dari berbagai pihak.

Exhibition yang ditujukan untuk anak-anak ini diadakan bertepatan dengan libur panjang anak-anak jepang. Mereka datang bersama keluarga, bapak, ibu maupun datang berombongan dengan teman-teman mereka. Dalam 6 hari rata-rata tiap hari mencapai 1000 pengunjung yang datang. Sangat ramai. Walaupun lelah dan sibuk saya menikmatinya. Saya senang melihat anak-anak kecil bermain, tertawa berlarian sambil belajar ilmu dan teknologi terbaru.

Exhibition yang bertema ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru ini menampilkan berbagai teknologi terbaru yang dikemas dalam bentuk sajian dan demonstrasi yang mudah dipahami dan menarik bagi anak-anak. Di meja masuk tiap anak diberi lembar panduan yang berisi kuis-kuis tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru yang jawabannya bisa mereka dapatkan dari poster-poster bergambar yang dipajang apik dalam kertas dan tulisan warna-warni. Mereka juga mendapatkan balon berwarna-warni bertuliskan Gunma University yang ditalikan pada pergelangan tangan mereka agar tidak terbang kesana kemari. Selain itu, tiap anak juga bisa membuat maupun mencoba sendiri berbagai karya menarik yang ditampilkan oleh beberapa fakultas dan laboratorium Gunma University.

Berbagai karya menarik yang menunjukkan perkembangan teknologi ditampilkan di sini. Di stand Fakultas Teknologi informasi anak-anak bisa menikmati berbagai permainan lewat teknologi image processing. Salah satunya adalah simulasi penerbangan. Dengan hanya menggerakkan tangan ke atas, ke bawah maupun ke samping membentuk pose seperti pesawat bersayap saat miring ke kanan atau ke kiri mereka bisa mengendalikan pesawat yang terbang. Mereka bisa menikmati posisi pesawat yang mereka kendalikan lewat gambar pada monitor dengan background google map. Di stand teknik mesin anak-anak diberi kesempatan meletakkan sebuah logam berbentuk gasing melayang di atas medan magnet maupun kesempatan meluncurkan kelereng dari magnet yang kuat pada lintasan berbentuk roller coaster. Yang menarik anak-anak adalah kesempatan untuk berpoto saat mereka di keliling balon dari sabun. Masih banyak sekali karya-karya yang ditampilkan pada acara ini.

Fakultas saya sendiri bekerja sama dengan perusahaan Victor menampilkan berbagai karya yang berhubungan dengan audio. Di antaranya adalah Robot yang bisa digerakkan dan diperintah dengan suara, mengatur rythm lagu dengan rythm pukulan kita pada kendang(saat ritme pukulan kita cepat makan lagu pun akan menjadi cepat, dan sebaliknya). Di stand fakultas saya anak-anak memperoleh kesempatan untuk membuat dengan tangan mereka sendiri speaker dan mic menggunakan barang-barang yang ada di sekitar mereka seperti gelas kertas, gelas plastik, sel surya dan lampu senter.

Begitu menyenangkan acara itu melihat anak bermain dan belajar sambil menikmati kecanggihan perkembangan teknologi. Mereka juga bisa menyelesaikan tugas liburan musim panas mereka mencari dan membuat prakarya sendiri. Saya berharap acara-acara seperti ini juga diadakan di Indonesia agar anak-anak Indonesia tidak kalah dengan anak-anak Jepang. Penyelenggaranya bisa siapa saja. Pada postingan berikutnya insyaAllah saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat speaker dan mic menggunakan gelas kertas, gelas plastik, sel surya dan senter tersebut.

One comment

  1. Ditunggu penjelasannya soal cara pembuatan sepaker dan mic. Hud, kenapa gak coba bikin simulasi macam gini di mantan sekolah nt di Pekalongan? Khan lumayan tuh, pas di Indonesia lagi libur puasa. Maksudnya kerjasama ama almamater dulu, obrolin ama guru2nya. Siapa tahu bisa jalan. Luamayan khan mengisis bulan puasa dengan kegiatan yang mencerdaskan?!

    Klo anak SD biasanya tinggalnya deket ama lokasi sekolah, khan?

    Kesempatan buat ngasih motivasi juga euy, sama senior mereka yang sudah bisa memanjangkan langkah sampai Jepang.

    ==

    “ini lagi mikir gitu mas. lagi cari bahan-bahannya. makasih mas sarannya :D”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s