Happy Birthday Alim-kun & JK on Media

Tepat mulai 9 menit yg lalu adikku tepat berumur 5 tahun. Mungkin kalau di Pekalongan masih 111 menit lagi. Tetapi itu juga bukan sesuatu yang akurat. Seingat saya anak bungsu dari bapak ibuku lahir sekitar sebelum shubuh waktu Pekalongan 5 tahun lalu.  Selamat ulang tahun adikku semoga kau menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada kedua orang tua. Tambah pintar. Ketika esok pagi kau bangun kau dapati satu hari yang menyenangkan. Di sekolah kau bisa berbagi kesenangan dengan temanmu. Kakak berdo`a semoga kau mendapat nilai 100 lagi buat pelajaran tambahan matematika. Kakak kasihan sekaligus bangga seusia kau yang masih TK ini mulai belajar pelajaran itu. Namun, mendengar kau senang bukan main mendapat nilai 100 semoga itu melahirkan semangat dan kesenangan tersendiri tuk terus belajar.

Ya Allah lewat angin yang bertiup, rerumputan yang tercabuti, pohon-pohon yang tandus serta pondasi yang telah menjadi garis batas dengan sungai wilayah bermainku dulu, lindungi selalu adikku. Pandulah dia melewati petualangan-petualang tak terduga bersama kawan-kawannya. Dan sepeda kecil yang catnya mulai mengelupas karena kadang harus berurusan dengan banjir kecil  karena dibiarkan teronggok di depan rumah, bantulah adikku antarkan lah dia ke medan laga maupun persembunyiannya. Maafkanlah dik, karena hanya do’a yang bisa aku kirimkan.

Aku masih ga paham kenapa kau ga pernah sekalipun mau berbicara denganku saat aku telpon. Aku telah kehilangan semua kemungkinan alasan yang bisa aku pikirkan. Aku masih selalu ingat kita adalah pasangan yang kompak saat bersepeda berkeliling desa setiap hari. Dalam 2 hari hanya aku yang sukses mengajarimu naek sepeda sementara kau tak pernah berhasil sebelumnya. Yang tersisa tetap kata mengapa?

Adikku sekali lagi Happy Birthday Little Bro. Aku tunggu kiriman foto-foto gagahmu mengawal pasukanmu.

 

Mari kita menuju sesuatu yang menggangguku beberapa bulan ini. Hobi membaca koran telah saya mulai sejak saya SD. Beberapa bulan ini hanya JK, JK, JK saja yang saya temui di media-media online Indonesia skala nasional seperti detik.com, Kompas.com. Akhir-akhir ini juga santer mengalir isu bahwa ‘JK is The Real President’. Saya bukannya sentimen atau apa saya cuman heran bukannya JK adalah wakil presidan dan Presidennya adalah SBY. Seharusnya berita tentang SBY lah yang menghiasi media-media di Indonesi tiap hari. Lalu kenapa? Masih sibuk membuat puisi, lagu atau rekaman? Saya kira itu jawaban yang lucu. Mungkinkah karena karakter SBY yang penuh pertimbangan dalam setiap berkata, bertindak dan mungkin juga sampe raut muka pun diatur(maklum presiden negara besar) berlawanan dengan karakter JK yang sering ceplas-ceplos mengeluarkan pernyataan yang berani dan kadang kontroversial dan tanpa tedeng aling-aling sedangkan aplikasi atau follow upnya masih sering menjadi tanda tanya. Di luar itu, saya mengakui kedermawanan dan keberanian JK. 

Atau karena alasan aturan protokoler dimana Presiden lebih ketat dibanding wakilnya seperti yang dibilang teman saya. Saya kira bukan. Aturan protokoler Presiden dan Wakil Presiden kalau tidak salah tidak jauh berbeda. Lalu ada lagi pendapat yang mengatakan JK adalah ketua partai Golkar. Tidak ah. SBY juga bosnya partai demokrat yang sama-sama kadang harus berbicara dalam kapasitas dan fungsi yang berbeda-beda.

Alasan bahwa terjadi pembagian tugas antara presiden dan wakil presiden mungkin sedikit masuk akal dimana Presiden mengurusi hal-hal yang sensitif baik dalam politik dalam negeri maupun luar negeri berkenaan dengan kestabilan pertahanan dan keamanan nasional dibanding wakil presiden yang lebih mengurusi bidang hubungan masyarakat.

Saat ini JK masih bimbang apakah akan maju seorang diri menjadi capres atau kah tetap mendampingi SBY. Mungkin agak aneh juga seandainya ketua umum partai pemenang pemilu maju hanya sebagai cawapres karena ketidak populeran dan diragukan kepemimpinannya oleh banyak pihak. Seperti kita ketahui bos Kompas adalah salah satu ketua DPP partai Golkar. Adakah pola pembangunan image lewat mass media? Adakah konspirasi dibalik ini?  

Saya kira dalam masa-masa seperti ini seharusnya media massa atau pers bisa bersikap netral dan seimbang. Jangan hanya karena alasan mengejar setoran berita sehingga berita yang ditulis tidak berkualitas dan tanpa melalui pertimbangan efek akan yang terjadi di masyarakat. Bagaimanapun tiap diri kita bertanggung jawab atas bangsa dan masyarakat ini.

6 comments

  1. met ultah buat adiknya huda … (wah telat banget nih, maaf ^^)
    semoga lebih pintar, lebih sholeh, lebih baik dari masnya (bukan berarti kamu gak pinter n gak sholeh n gak baik lo hud^^)
    amin ya robbal alamin.

    Tentang JK: apapun jabatannya asalkan kepentingan partai terealisasikan dengan baik, dijamin karir politik ke depan aman. hoho.
    Kan pres dan wapres juga punya tanggung jawab politik ke masing2 partai yang telah menggolkan mereka untuk menempati pos2 terpenting di negara kita itu. *auahgelap*

    “Terima kasih lien,
    Oh iya, memang gelap. Aku tak menemukan sambungan komentar Elien dengan isi artikelnya. Aku bicara tentang proporsional pemberitaan media terhadap Presiden dan Wakil Presiden kita.”

  2. iyah hud, maap… seharusnya aku mencantumkan bagian yang “saat ini JK masih bimbang apakah akan maju seorang diri…..” Cuma mo ngomen yang itu sih, hehe…

    Aku tidak menyentuh isu utama dari tulisanmu, baca: mengomentari pemberitaan berimbang media massa tentang JK n SBY dan konspirasi pembentukan image JK oleh media.

    “Oh, begitu. Membaca komentarnya, aku yakin dulu Elien dapat nilai 9 pada mata pelajaran PMP/PPKn.”

  3. Hah? apa hubungannya dengan pelajaran PPKn? *tambahgelaphehe*

    ayo dong hud nulis lagi…….

    “Hubungannya? いつか成長したらきっとわかるさ.
    Itu sudah saya tulis. Isi diskusi dengan teman kemarin. Huss…jangan ribut, semesteranku selesai minggu depan.”

  4. aq lagi ngerti nek huda punya adik kecil..telat bgt yo,,,hehehe…piss…

    “Juli ini masuk SD, mohon do’anya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s