Gunma-Hiroshima dengan Mobil Keijidousha melalui Tol di Jepang (1)

Beberapa waktu lalu saya perlu melakukan eksperimen di Universitas Hiroshima selama seminggu. Universitas ini lokasinya sangat jauh dari universitas tempat saya bekerja. Kira-kira 800 km dari tempat tinggal saya. Mau ga mau saya harus memilih antara naik pesawat, shinkansen (kereta supercepat Jepang), atau bus.

Saat itu kucing yang baru saja kami pelihara, Tompel namanya, sedang sakit flu. Sudah beberapa hari bersin-bersin dan tidak punya nafsu makan. Dokter hewan yang memeriksanya menyarankan untuk tidak membawanya bersama kami ke Hiroshima. Namun, kami juga tidak mungkin menitipkan dia ke teman atau siapa dalam kondisi sakit dan dalam jangka waktu yang lama seperti itu.

Maka, kami memutuskan untuk membawanya bersama kami. Pilihan naik pesawat adalah bagus karena waktu tempuhnya sebentar. Tetapi, naik pesawat bawa hewan peliharaan bakal ribet pengurusannya apalagi tiketnya mahal dan kami belum memesannya, sedangkan waktu perginya tinggal beberapa hari lagi.

Pilihan berikutnya adalah naik shinkansen. Ada banyak artikel tentang membawa hewan peliharaan naik shinkasen di internet yang kami temukan. Disarankan kami harus memilih tempat duduk di paling belakang dan menaruh kucingnya di dalam kotak atau kandang kecil yang tertutup. Walaupun begitu, naik ke Hiroshima adalah terlalu jauh. Tompel lagi sakit dan pasti bakal sering mengeong serta ingin pergi ke toiletnya. Dokter juga sangat tidak menyarankannya.

Semua pilihan ternyata sulit. Di luar pilihan di atas sebenarnya ada pilihan terakhir yaitu naik mobil. Dengan naik mobil sebenarnya kami bisa terus mengawasi Tompel. Kami juga bisa mengeluarkannya untuk makan dan ke toilet kapan pun dia mau. Walaupun begitu, berat bagi saya. Saya baru saja belajar naik mobil dan mendapatkan SIM Jepang beberapa bulan yang lalu. Jarak ke Hiroshima terlalu jauh yang mengharuskan melalui tol. Pertama dan terakhir kali saya menyetir di Tol adalah saat saya belajar mobil. Saat itu pun, saya dipandu instruktur dan memakai mobil Prius yang lebih bertenaga.

Btw, mobil yang saya punyai adalah mobil keijidousha. Mobil ini cc-nya kecil dan kecepatannya terbatas. Mobil ini juga tidak kuat untuk jalan menanjak. Itu mengapa mobil ini diperuntukkan untuk mobil perkotaan. Tentu memakai keijidousha seperti ini sangat beresiko dan bukan perkara mudah untuk mengendarainya hingga ke Hiroshima dengan kecepatan dan kekuatan yang terbatas.

Alasan yang paling utama yang mengapa saya berat waktu itu untuk memilih menyetir ke Hiroshima adalah tentu karena saya harus menyetir dan membawa isteri saya di samping saya sampai Hiroshima. Nyawa isteri saya ada di tangan saya. Kami pengantin muda yang belum genap sebulan sejak pernikahan kami. Kalau ada apa-apa saya sebagai suami dan kepala rumah tangga harus bertanggung jawab ke keluarganya dan kepada Allah swt.

Namun begitu, berat sekali saya kalau harus meninggalkan Tompel di Kiryu. Apalagi kalau saya pergi sendirian ke Hiroshima tanpa isteri. Isteri di rumah bersama Tompel. Itu tidak mungkin. Dia baru saja tiba di Jepang dan belum terbiasa tinggal di sini. Kemudian, andai saya tinggal Tompel di Kiryu dan kami berangkat berdua ke Hiroshima, isteri saya juga bakal sendirian di penginapan asrama selama saya melakukan eksperimen di kampus.

Setelah berdiskusi dengan isteri saya panjang lebar dan memintanya percaya kepada kemampuan menyetir saya, akhirnya kami memutuskan pergi ke Hiroshima naik mobil keijidousha kami. Kami percayakan perjalanan kami dan nyawa kami kepada Allah swt. Dengan mengucap Bismillah kami berangkat ke Hiroshima bertiga. Bersama tompel yang kami masukkan ke kadang kecil dan kami taruh di jok belakang mobil. (Bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s