sci & tech

Presentasi Prof. Donald A. Tomalia

Presentasi oleh Prof. Donald A. Tomalia mengenai Critical Nanoparticle Design Parameter (CNDP) sbg proposal yg beliau ajukan untuk menyatukan ilmu nanoteknologi. Kebetulan beliau diundang khusus hari ini oleh Professor kami untuk memberi seminar umum.

Prof. Tomalia sebagai penemu Dendrimer ini dianggap sbg salah satu calon penerima nobel. Berkat penemuannya dg dendritic effect melahirkan cabang ilmu baru dan berbagai penemuan yg sangat berguna salah satunya ntk obat kanker yg┬ábeliau jelaskan hari ini. (more…)

Advertisements

Superatom

Partikel yg tersusun dr sejumlah atom lebih kecil dr 100 buah atom namanya cluster. Nah, pada cluster elektron yg menyusun atomnya ga hanya beredar di orbit atom itu sendiri tp dia mengitari permukaan cluster tsb. Akibatnya, jumlah elektron penyusun lapisan orbit terluarnya berbeda dg jumlah elektron penyusun lapisan orbit atom jenis itu sendiri. Misalnya yg sdh ditemukan adl Aluminium dg 13 atom, susunan elektron terluarnya sama dg gas Argon. Eh karena itu, sifat Al13 mirip gas Argon. Yg spt itu namanya superatom. Atom2 yg memilih sifat khusus atau berbeda dg jenis atom penyusunnya. (more…)

Bertemu Ilmuwan-Ilmuwan Penerima Nobel

1475915273251

Alhamdulillah kemarin bisa mendengarkan secara langsung presentasi dari 3 ilmuwan besar di dunia dalam rangka peresmian institute baru di Tokyo Institute of Technology, Institute Innovative of Research tempat saya bekerja.

Profesor Hosono, salah satu kandidat utama penerima penghargaan nobel untuk penemuan superkonduktor berbasis metal besi hingga teknologi TFT, IGZO yang dipakai luas untuk pembuataan layar monitor, smartphone, maupun tablet. Beliau banyak menjelaskan kondisi nyata penelitian di Jepang. Perlunya tambahan dana penelitian dari pemerintah. Kalau tidak bisa, harus ditingkatkan kerja sama dengan swasta khususnya ntk memajukan penelitian dasar dan jangka panjang. Beliau menegaskan perlunya Universitas ini lebih terbuka dan menjadi pusat penelitian internasional untuk menjadi universitas top 10 dunia.

Professor Ohsumi, baru saja pemenang penghargaan nobel kedokteran untuk penelitiaannya tentang mekanisme penghancuran otomatis komponen sel yang sdh tua atau tidak dibutuhkan lagi. (more…)

Ukuran Kritis dan Usaha

Teknologi lithografi telah mencapai titik kritis ukuran 10 nm. Teknologi photolithografi yang digunakan secara umum di dalam produksi komersial dewasa ini telah melalu berbagai kesulitan dengan berbagai inovasi hingga mencapai batas ukuran kritis yang sekarang ini. Teknologi elektron beam lithografi yang digadang-gadang sebagai teknologi masa depan karena kemampuannya ternyata mengalami kesulitan serupa untuk memproduksi struktur dengan ukuran di bawah 10 nm, sebuah ukuran kritis.

Tetapi, menghadapi itu semua pernahkah para industriawan dan ilmuwan itu berpikir untuk menyerah. Tidak. Mereka tidak pernah berpikir sekalipun untuk berhenti. Tujuan mereka udah jelas. Kebutuhan mereka mengalahkan semua rintangan yang ada. Mereka menggunakan semua cara untuk melampui batas kritis tersebut. Termasuk dengan menggunakan semua ide agar teknologi photolithografi dan elektron beam lithografi melampui batas ukuran 10 nm. Menghilangkan momok ukuran kritis dan mendekati kemampuan idealnya.

Di dalam Al Qur’an disebutkan semua materi dan gerak di alam semesta ini tunduk kepada perintah Allah swt. Semua akan mendapatkan karuniaNya bagi siapa yang berusaha dan mengikuti perintahnya.

Teknologi Self-Assembly Blok Kopolimer

Perkembangan teknologi informasi dan alat elektronik yang pesat menuntut para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi lithografi yang mampu membentuk pola sekecil mungkin dalam ukuran beberapa nanometer, proses yang mudah, dan biaya pembuatan yang murah. Teknologi elektron beam lithografi yang merupakan kandidat utama untuk melanjutkan pemanfaatan teknologi photolithografi yang mulai mendekati batas kemampuannya ternyata juga mulai mendekati batas kemampuannya.

Untuk mengatasi batasan-batasan tersebut kami melakukan penelitian dengan metode self-assembly menggunakan blok kopolimer. Metode ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan teknologi electron beam lithografi yaitu prosesnya yang relatif sederhana, biayanya murah, dan mampu diaplikasikan dalam permukaan yang luas. Perkembangan penelitian baru-baru ini yang menunjukkan bahwa hasil proses self-assembly dengan menggunakan blok kopolimer bisa dikontrol dengan berbagai metode, seperti kimiawai, graphe-epitaksi dan lain-lain, semakin meningkatkan kemungkinan metode self-assembly ini menggantikan teknologi yang telah ada. Dengan mengontrol perbandingan struktur antara 2 homopolimer penyusunannya, berbagai macam pola seperti silinder, pillar, lamella, dan sebagainya seukuran nanodot bias diperoleh dengan mudah. (more…)

Achieved impressive readership results

Dapat email gini…. Alhamdulillah.

Dear BSc. Huda,

We are pleased to inform you that your paper “Self-Assembled Nanodot Fabrication by Using PS-PDMS Block Copolymer” has achieved impressive readership results. The chapter you have published with InTech in the book “State-of-the-Art of Quantum Dot System Fabrications” has so far been accessed 1500 times. Congratulations on the significant impact that your work has achieved to date.

The top downloads of your paper are from the following five countries: (more…)

Mengontrol Gerakan Magnet Mengambang dengan Cahaya

Mengambang karena magnet telah dipelajari dan didemonstasikan oleh ilmuwan dari kereta hingga kodok. Namun, mengontrol benda yang mengambang karena magnetik menggunakan energi atau pengaruh kerja di luar sistem magnetik belum ada. Sekarang sekelompok ilmuwan telah mempelajari mengontrol gerakan disk graphite Maglev yang mengambang karena magnet menggunakan cahaya laser. (more…)