sci & tech

Einstein Menang Maen Dadu Lagi – Blackhole

5caded214d11e

Lagi-lagi Einstein menang maen dadu dengan kita. Blackhole yg selama ini diketahui hanya sebagai teori atau prediksi belaka, untuk pertama kali berhasil diamati secara langsung melalui gabungan teleskop radio yg tersebar di berbagai belahan dunia membentuk teleskop global seolah sebesar satu planet bumi. Teleskop global ini berhasil menangkap dan merekontruksi gambar blackhole nun jauh sekitar 50 juta tahun cahaya di pusat galaksi lain.

Proses rekontruksi foto blackhole ini didukung oleh jaringan superkomputer dan berbagai ilmuwan dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Bersyukur kita hidup di zaman modern dan digital sekarang bisa menikmati suguhan masakan keindahan fenomena alam semesta.

Saya ga bisa membayangkan bagaimana kondisi 100 tahun yg lalu, tanpa komputer, tanpa internet, tanpa alat2 laborat yg canggih tapi masih bisa menghasilkan penemuan2 hebat yg terbukti sampai sekarang. Lagi-lagi kita harus mengakui kejeniusan Einstein.

Einstein dg segala keterbatasannya di masa analog zaman dulu saja bisa menghasilkan penemuan spt itu. Semoga rakyat Indonesia dg memajukan pendidikannya akan menghasilkan generasi ilmuwan walau dengan segala keterbatasan yg ada.

coinedinthemtheeventhori

(more…)

Advertisements

Paper Subnanocatalysis

Alhamdulillah paper kami yang terpilih sebagai Very Important Paper dan Inside Cover sekarang telah resmi terbit.

Monggo bisa dicite kalau berkenan. Bila perlu pdfnya japri ya.

https://onlinelibrary.wiley.com/toc/15213773/2019/58/4

Metallic nano-particles light up another path towards eco-friendly catalysts

-Platinum clusters consisting 19 atoms perform 50 times higher catalytic activity-

Scientists at Tokyo Institute of Technology produced subnano-sized metallic particles that are very effective as catalysts for the oxidation of hydrocarbons. These catalysts can be as much as 50 times more effective than well-known Au-Pd bimetallic nanocatalysts.

Figure 1. Catalytic activity of subnano-sized metallic particles within dendrimers.

Figure 1. Catalytic activity of subnano-sized metallic particles within dendrimers.

Each dendrimer molecule hosts a subnano-sized metallic particle that allows for the oxidation of aromatic hydrocarbons, such as toluene (left), to produce useful organic compounds, such as benzoic acid (right). Oxygen molecules are represented in red.

(more…)

Subnanocatalysis: Subnanocatalyst atau katalis subnanometer

Berkah Jumat Alhamdulillah Paper kami diberitakan di halaman utama website kampus dan dimuat diberbagai berita IPTEK international.

Silakan

https://www.titech.ac.jp/english/news/2018/042921.html

https://www.titech.ac.jp/news/2018/042923.html

(more…)

Presentasi Prof. Donald A. Tomalia

Presentasi oleh Prof. Donald A. Tomalia mengenai Critical Nanoparticle Design Parameter (CNDP) sbg proposal yg beliau ajukan untuk menyatukan ilmu nanoteknologi. Kebetulan beliau diundang khusus hari ini oleh Professor kami untuk memberi seminar umum.

Prof. Tomalia sebagai penemu Dendrimer ini dianggap sbg salah satu calon penerima nobel. Berkat penemuannya dg dendritic effect melahirkan cabang ilmu baru dan berbagai penemuan yg sangat berguna salah satunya ntk obat kanker yg beliau jelaskan hari ini. (more…)

Superatom

Partikel yg tersusun dr sejumlah atom lebih kecil dr 100 buah atom namanya cluster. Nah, pada cluster elektron yg menyusun atomnya ga hanya beredar di orbit atom itu sendiri tp dia mengitari permukaan cluster tsb. Akibatnya, jumlah elektron penyusun lapisan orbit terluarnya berbeda dg jumlah elektron penyusun lapisan orbit atom jenis itu sendiri. Misalnya yg sdh ditemukan adl Aluminium dg 13 atom, susunan elektron terluarnya sama dg gas Argon. Eh karena itu, sifat Al13 mirip gas Argon. Yg spt itu namanya superatom. Atom2 yg memilih sifat khusus atau berbeda dg jenis atom penyusunnya. (more…)

Bertemu Ilmuwan-Ilmuwan Penerima Nobel

1475915273251

Alhamdulillah kemarin bisa mendengarkan secara langsung presentasi dari 3 ilmuwan besar di dunia dalam rangka peresmian institute baru di Tokyo Institute of Technology, Institute Innovative of Research tempat saya bekerja.

Profesor Hosono, salah satu kandidat utama penerima penghargaan nobel untuk penemuan superkonduktor berbasis metal besi hingga teknologi TFT, IGZO yang dipakai luas untuk pembuataan layar monitor, smartphone, maupun tablet. Beliau banyak menjelaskan kondisi nyata penelitian di Jepang. Perlunya tambahan dana penelitian dari pemerintah. Kalau tidak bisa, harus ditingkatkan kerja sama dengan swasta khususnya ntk memajukan penelitian dasar dan jangka panjang. Beliau menegaskan perlunya Universitas ini lebih terbuka dan menjadi pusat penelitian internasional untuk menjadi universitas top 10 dunia.

Professor Ohsumi, baru saja pemenang penghargaan nobel kedokteran untuk penelitiaannya tentang mekanisme penghancuran otomatis komponen sel yang sdh tua atau tidak dibutuhkan lagi. (more…)