Uncategorized

Memilih TK, SD, SMP di Jepang

Seperti biasa, saya, teman-teman lab, dan sensei-sensei kami biasanya makan siang bersama di cafetaria kampus. Sensei yang bergabung biasanya ada 3 termasuk sensei senior yang merupakan pembimbing saya. Sambil makan bersama biasanya kami mengisinya dengan obrolan ringan. Obrolan itu biasanya berisi obrolan ngalor ngidul dengan berbagai tema hangat ataupun tema kehidupan sehari-hari. Sering tema indonesia dan islam mjd salah satu tema utama.

Kemarin tema obrolan kami tentang anak-anak para sensei kami lalu menyenggol masalah pendidikannya, cara memilih TK, SD sampai nyangkut masalah pemilihan lokasi rumah baru. Salah satu sensei kami baru pindah rumah  dan kebetulan kemarin yg gabung adalah para sensei muda yang anaknya masih balita.

Di jepang untuk sekolah negeri, asal daerah murid yang bisa diterima dibatasi. Hanya dari daerah tertentu yang dekat dengan sekolah negeri itu. Tentu saja hal ini tidak berlaku di sekolah swasta. Lalu, biasanya anak jepang akan masuk TK, SD dan SMP pada satu kompleks sekolah tertentu mengikuti teman-temannya. Biasanya jalinan pertemanan yang kuat menjadi alasan utama mereka memilih SD-SMP yg sama satu sama lain. (more…)

Beasiswa belajar di Korea

Hari ini ditanya teman SMA tentang informasi beasiswa ke korea. Mendengar itu, saya jadi kangen pingin pergi ke korea lagi. Sebenarnya, minggu lalu saya sudah mengajak teman baik saya jalan-jalan ke sana bulan depan karena bulan depan libur musim semi. Sayang, teman saya sibuk sehingga rencana jalan-jalan ke korea kali ini pun terpaksa di batalkan. Bulan Maret ngapain ya, belum ada rencana nih. Kalau jalan-jalan di dalam negeri jepang sendiri saya ingin jalan-jalan ke Hiroshima, Nara atau daerah Shikoku. Tentu Pake tiket 18 kippu. Adakah kawan-kawan yang ada luang waktu dan ingin jalan-jalan. Hubungin saya ya.

Btw, info beasiswa ke koreanya ada di sini.

http://admission.kaist.ac.kr/pages/home3
atau
http://www.niied.go.kr/
ini sepertinya web pemerintah atau badan pemerintah korea tentang serba-serbi yang berhubungan dengan pendidikan di korea.

http://perpika.net/category/beasiswa/
Ini web persatuan pelajar indonesia di jepang. Isi web nya lumayan lengkap. Cukup untuk dijadikan referensi dan tempat bertanya tentang beasiswa ataupun pendidikan di korea.

Cerita tentang meminta maaf

sebuah cerita ada bejo dan tanaka sedang menyelesaikan
doktornya dalam satu lab. bejo adalah orang indonesia
standar yg biasa-biasa aja. tanaka pun begitu mahasiswa
doktoral jepang yg sama dg kebanyakan mahasiswa jepang
lainnya.

suatu waktu bejo dan tanaka diminta senseinya ntk mengecek
permukaan suatu sampel memakai SEM(scanning electron
microscope) karena keduanya sudah mahir memakai alat tsb.
Maka, berdua mereka bekerja sama menggunakan alat tsb.
Saat itu sampel yg mereka akan pakai kebetulan terlalu besar
dibandingkan dengan luas bidang tempat meletakkan sampelnya.

Sebelumnya memulai menggunakan SEM tsb, bejo menyampaikan
bahwa janganlah memasukkan sampel yg terlalu besar itu karena
sdh peraturannya tdk boleh memasukkan sampel yg lebih besar
dari luas bidang tempat meletakkan sample. Namun, Tanaka
menghiraukan pendapat bejo. (more…)

International Conference

Ga sengaja browsing homepagenya asisten profesorku nemu ini.
T. Akahane, M. Huda, Y. Yin, and S. Hosaka,
“Guide Pattern for Long-Range-Order Nanofabrication of Self-Assembled Block Copolymers”
1st International Conference on Advanced Micro-Device Engineering (AMDE), Gunma, Japan (Dec. 2009)

M. Huda, Y. Yin, and S. Hosaka
“Self-Assembled Nanodot Fabrication by Using Diblock Copolymer”
1st International Conference on Advanced Micro-Device Engineering (AMDE), Gunma, Japan (Dec. 2009)

sasuga sensei orangnya emang perfeksionis. oh ya, sensei minta aku cari gakkai/conference ntk happyou mmmh.. ada yg punya info gakkai yg bisa aku ikutin. terima kasih

Pendidikan di Jepang

Pak Erkata setahuku buat masuk ke sekolah2 jepang kayak SMA, remaja jepang lebih mementingkan melihat model seragamnya(khususnya cewek), bukatsu(ekstrakurikuler, misal softball) terkenal atau tdk(biasanya yg swasta).
lalu kata senior yg jam segini masih nongkrong di laboratorium, sd-sma di jepang tdk ada ujian akhir. tp ada bbrp sekolah swasta smp/sma yg mengadakan tes masuk(biasanya yg favorit karena terkenal oleh suatu hal misal anak2nya pintar, biasanya biayanya mahal). ada jg sekolah2 negeri daaerah yg khusus menerima siswa ddaerah tersebut saja. umumnya memang sekolah di sini menerima siswa yg tinggal di daerah sekittar sekolahnya. mungkin ada bbrp sistem penerimaan murid di sini. lalu ada juga ujian negara kesetaraan smp/sma bg yg pernah sakit atau lainnya. buat masuk univ jg ada semacam spmb jg ada ujian khusus dr univnya, malah kadang 2 kali(yg negeri) jd intinya kata senior jepangku ini masuk sekolah/kuliah di sini sulit keluarnya mudah

egois

kadang aku berpikir begini, mereka yang hanya memikirkan
kehidupan akhirat saja yg pada prakteknya ekstrim sekali
menjauhi semua larangan bahkan yg kadang tujuannya
untk kebaikan tp karena ada embel2 haram atau subhat
atau tdk suka maka serta merta mereka jauhi. Tindakan seperti
ini kadang melahirkan sikap egois, individualis dlm kaitannya
hanya memikirkan diri sendiri ntk kepentingan akhiratnya.
bukannya manusia diciptakan ntk saling membantu kenal
mengenal, tolong menolong dlm kebaikan. bukannya manusia
diciptakan buat rohmatan lil alamin. berapa banyak cerita
dan hadist rosulullah saw yg berkaitan dg hukum muamalah.
telah banyak cerita juga ahli ibadah yg masuk neraka dan surga.
tidak sedikit cerita mereka yg masuk surga atau neraka karena
amal kebaikannya yg mungkin tak pernah kita sangka2.
Aku sedih kadang kalau mendengar orang yg tak peduli dg
orang lain atau menghindar dr sesuatu karena ucapan ustadznya.
bukannya yg menentukan masuk surga atau bukan itu Allah swt.
Bukannya lebih baik kita turut terjun berusaha memperbaikinya
tentunya sesuai dg kemampuan kita. Mungkin mereka yg kebablasan
terjun itu, bagaimanapun pada awalnya niatnya ntk mengubah.
Ibarat orang yg belum pernah makan sambal, sampai kapanpun
mereka ga akan merasakan nikmatnya sambal ataupun mereka
ga akan pernah merasakan perihnya lidah saat digigit pedasnya
sambal itu. Akhirnya lidah hanya hambar. Kalaupun seandainya
kita hrs masuk neraka sedikitpun asal bisa membawa lebih
banyak orang yg masuk surga atau mendekat ke surga bukannya
itu lebih baik. Terlepas dari semua itu, hanya Allah lah yg
menentukan kita termasuk golongan yang mana di akhirat
nanti. Wa’allahua’lam.

Surga-Neraka-Kesombongan

Utsman bin Affan RA bila dia berdiri di atas kuburan dia menangis hingga jenggotnya basah, dan dia berkata : Andaikata saya berada antara surga dan neraka, saya tidak tahu kemana saya diperintahkan, maka saya akan memilih menjadi debu sebelum saya mengetahui kemana saya akan kembali (Saya ambil dari status YM salah satu seniorku).

Sedikit saja ada keyakinan dalam diri seorang manusia bahwa dia akan masuk surga, itu tidak lain adalah kesombongan.