Jepang

Penggalangan Dana Renovasi Masjid & Pesantren Al Ikhlas, Jepang

https://kitabisa.com/masjidpesantrensano

Assalamu’alaykum Warohmatullah Wabarokatuh

Kami jamaah Masjid Al Ikhlas, Sano Prefektur Tochigi Jepang berjumlah 200 an orang sebagian besar orang Indonesia baik pekerja profesional maupun TKI.

https://www.facebook.com/groups/384830045020917/

https://www.facebook.com/groups/1045465605518869/

Alhamdulillah kami telah berhasil membayar lunas Tanah dan Bangunan Masjid & Pesantren Al Ikhlas Sano pada Juli 2016. Proses balik nama telah selesai dan Masjid dapat dipergunakan sejak Desember 2016. Alamat di 117 Horigomecho, Sano, Tochigi-pref. Jepang (lihat map https://goo.gl/JYXHZS)

Kini kami butuh dana untuk RENOVASI Masjid dan Pesantren. Terdiri dari dua gedung, dua lantai untuk Masjid, tiga lantai untuk pesantren dan koperasi. InsyaAllah akan menjadi pesantren pertama di Jepang yang berdiri. (more…)

Ziarah dan kerja bakti ke Pemakaman Muslim di Enzan, Yamanashi, Jepang

Rupanya sudah lama sekali pemakaman muslim ini ada. Nisan paling tua yang aku jumpai tertulis tahun 1966. Mungkin ada yang lebih tua lagi.

Ceritanya dulu ada orang muslim yang meninggal di daerah tersebut. Karena Muslim, orang Jepang memutuskan untuk menguburkannya. Mereka lalu memilih daerah tersebut yang memang merupakan area pemakaman Jepang dimana sebagiannya ada yang dikubur atau bukan dibakar.

Sebenarnya dulu sebelum Jepang modern, orang Jepang yang meninggal jasadnya dikubur. Sekarang aja mereka kebanyakan memilih dibakar. Akibatnya yg aku dengar bisnis tanah pemakaman menjadi turun. Mungkin tak heran sebagian area pemakaman tersebut dikapling menjadi tempat pemakaman orang yang beragama seperti Islam maupun Ahmadiyah.

Tempat pemakamam muslim ini sendiri dikelola oleh Japan Muslim Association atau JMA.
(more…)

Cara mencari Profesor dan universitas intitusi pendidikan/penelitian di luar negeri

Kita bisa dengan mudah mencari professor atau institusi/departemen yang kita minati tanpa memerlukan atau bergantung kepada orang lain. Menurutku proses mencari Profesor atau institusi merupakan bagian dari proses yang menunjukkan kemampuan dan kualifikasi kita. Meraka yang mampu mencari dan menemukan sendiri profesor dan institusi untuk belajarnya sesuai dengan minatnya adalah yang benar-benar memenuhi kualifikasi untuk mendapatkan gelar pasca sarjana.

Selain dengan pencarian dengan kata kunci bebas melalui mesin pencari, misal Google, cara mudah yang gratis dan dapat dilakukan siapa aja asal ada perangkat elektronik dan internet adalah sebagai berikut.

  1. Masukkan kata kunci bidang penelitian kita pada mesin pencari paper atau tulisan ilmiah. Ada banyak mensin pencari yang gratis seperti google scholar, elsevier, PubMed, JURN, sciencedirect, dan lain-lain.
  2. Temukan paper-paper yang sesuai dengan bidang kita. Kita tidak perlu mendonlot papernya untuk mengetahui nama penulisnya. Jadi, jurnal berbayar pun tidak mengapa menjadi sumber kita.
  3. Dapatkan nama penulisnya dan nama institusinya. Kalau ada beberapa penulis, biasanya nama penulis terakhir sebagai Professor. Bila bentuknya paper review, penulis pertama biasanya seorang Professor. Ada banyak kemungkinan.
  4. Berdasarkan nama penulis dan nama institusi yang kita dapat dari paper, konfirmasi keberadaannya melalui website resmi universitas atau institusi tersebut. Pastikan Professor atau penulisnya masih terdaftar di sana. Kadangkala Professor tersebut pindah atau sudah pensiun dan kemungkinan lainnya.
  5. Kirim email atau lakukan korespondensi melalui email atau nomer telpon resmi. Cek juga anggota dan alumni labnya, apa ada orang Indonesianya atau tidak. Bila ada Anda bisa mencoba mengontak orang tersebut juga.

(more…)

Hasil Sensus Penduduk Jepang 2015

Ada fakta-fakta menarik terungkap dari laporan awal sensus penduduk Jepang tahun 2015 ini. Sensus ini dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2015 meliputi warga negara Jepang dan orang asing di sini. Saya termasuk yg mengirimkan kuesionernya melalui pos. Berikut sedikit rangkuman awal hasil sensusnya.

Jumlah penduduk: 127.114.700 orang
Jumlahnya menurun 0.7% dibanding 10 tahun lalu.
Pertama kali menurun sejak adanya sensus.
Selisih orang meninggal dibanding kelahiran semakin besar. Penurunan scr alami penduduk Jepang makin kritis.
(more…)

Pengurusan certificate of eligibility (CoE) dan perubahan visa di Jepang

Berbagi pengalaman tentang pengurusan visa
– Akhir bulan Oktober saya mengurus visa isteri untuk kunjungan ke Jepang. Urusan paspor selasai dalam waktu 2 hari dan isteri mendapat visa jenis temporary visitor untuk 3 bulan.
– Awal bulan November isteri datang ke Jepang dengan memegang tiket bolak-balik INA-JP
– Akhir bulan November kami mengurus certificate of eligibility (CoE) di kantor cabang imigrasi.
– Alhamdulillah awal Januari CoE nya jadi. Kata petugas imigrasi, Isteri tidak perlu pulang ke Indonesia untuk berkaitan dengan perubahan visanya. Cukup mendatangi kantor Imigrasi.
Info tambahan: Saat pengurusan aplikasi perubahan visa, pemohon diberikan perpanjangan visa hingga 2 bulan hingga hasil pemrosesan perubahan visa diberikan. Hal ini bisa dicek di halaman paspornya.

Semoga berguna.

Daftar Lengkap Seluruh Masjid yang ada di Jepang

Berikut Daftar Lengkap Seluruh Masjid yang ada di Jepang

Masjid Hasanath [Masjid Toyota](Aichi)
28-1 Aoki, Tsutsumi-cho, Toyota-shi,
Kode Pos: 473-0932
E-mail: info@toyotamasjid.org
Website: www.toyotamasjid.org

Nagoya Masjid (Aichi)
2-26-7 Honjin Dori, Nakamura-ku, Nagoya-shi,
Kode Pos: 453-0041
Website: nagoyamosque.com

Nagoya Port Masjid (Aichi)
33-3 Zennan-cho, Minato-ku, Nagoya-shi,
Kode Pos: 455-0814

(more…)

Kedatangan Perawat Indonesia

Kemarin hari Jumat, 8 Agustus 2008 saya berkesempatan menjadi volunteer penerjemah di acara kaikaishiki/penyambutan perawat indonesia yang datang ke jepang. Acaranya sendiri selain dihadiri oleh pihak kedubes indonesia, juga dihadiri pejabat jepang dan wartawan dari berbagai mass media jepang yang meliput jalannya acara. Acara ini sebenarnya tidak hanya untuk penyambutan saja, namun juga sebagai ajang mempertemukan perawat dengan pihak RS maupun panti jompo tempat dimana mereka akan bekerja setelah 6 bulan belajar bahasa jepang.

Saya melihat perlakuan terhadap perawat indonesia jauh lebih baik dibanding kenshuusei TKI tenaga kasar asal Indonesia saat ini. walaupun sebenarnya stasus mereka sebagai kenshuusei juga, namun gaji mereka sangat layak (sekitar 160-170 ribu yen, tidak termasuk yakkin (gaji sift malam)) bila dibanding kenshuusei biasa (80 ribu). Selain itu, perhatian dari pihak RS maupun panti jompo pun cukup bagus. Tentu ditengah minimnya tenaga perawat, khususnya di daerah, pihak RS sangat mengharapkan para perawat dari indonesia ini bisa betah, dan berkarir di sana. (more…)